Hai Milennial, Ayo Ngaku Tabungan Kalian Selalu Kosong

Senin, 16 September 2019 - 09:57 WIB

Masa muda seharusnya dijadikan momen untuk bersiap meraih masa depan gemilang. Generasi milennial seperti sahabat LPS wajib mempersiapkannya sejak kini. Namun, ada satu fakta yang patut dijadikan sarana koreksi diri. Kebiasaan gemar menabung yang berkurang ternyata membuat saldo tabungan kaum milennial cenderung minim.

Fakta tersebut terungkap dari banyak riset. Salah satunya yang dilakukan oleh IDN Research Institute pada 20 Agustus 2018 hingga 6 September 2019. Ketika itu, mereka mensurvei sekitar 1.400-an responden dengan rentang usia 20-35 tahun di 12 kota besar di Indonesia. Hasilnya dituangkan dalam laporan bertajuk Indonesia Milennial Report (IMR) 2019.

Temuan di sana sungguh mengenaskan. Disebutkan bahwa minat menabung kaum milennial memang sangat rendah. Mereka hanya menyisakan 10,7 persen dari total pendapatannya untuk menabung. Bukan hal aneh pula kalau banyak yang saldo tabungannya benar-benar kosong.

Sebagian besar penghasilan sudah habis dipakai untuk pemenuhan kebutuhan harian. Riset IMR 2019 menyatakan 51,1 persen pendapatan tersedot untuk kebutuhan rutin bulanan. Sisa pendapatan lainnya dipakai untuk biaya hiburan, internet dan telepon, bayar cicilan, asuransi, hingga beramal. Itulah yang membuat pos tabungan nyaris terlupakan.

Temuan ini bisa menjadi pengingat bagi kaum milennial agar mau berubah. Perencanaan keuangan dengan menabung dan berinvestasi sangat penting bagi masa depan. Untuk itu, sahabat LPS diharap mau melakukannya.

Langkahnya cukup mudah kok. Misal, kurangi sejumlah pos pengeluaran yang bisa ditekan. Dari kebiasaan makan saja ada hal yang dapat diubah. Contoh sederhana, data dari Tirto menyebutkan sebanyak 71,4 persen milennial mengaku senang makan di luar. Ada baiknya, hal tersebut diubah dengan memasak makanan sendiri atau membawa bekal dari rumah. 

Nanti sahabat LPS akan merasakan manfaatnya. Banyak dana yang dihemat. Jumlahnya mungkin bisa ratusan ribu rupiah per bulan. Uang tersebut akhirnya bisa ditabung. 

Kegemaran yang menghabiskan uang seperti nongkrong di kafe atau sekadar beli minuman kekinian dapat juga dikurangi. Lakukan kegiatan lain yang lebih hemat biaya. Membuat minuman sendiri juga pasti lebih irit. Bakal ada uang tersisa yang bisa dimasukkan ke dalam tabungan.

TRIK MENABUNG LAIN

Selain menekan pengeluaran, masih ada cara lain agar bisa menabung. Otomatisasi tabungan misalnya. Sahabat LPS bisa melakukannya dengan membuat rekening tabungan yang otomatis mendebet dana untuk ditabung per bulan. Langkah ini akan memastikan bakal ada dana yang sudah masuk ke tabungan setiap bulan.

Sahabat LPS dapat pula mengunci tabungan agar tidak terpakai. Caranya bisa dengan memasukkan ke rekening tabungan berjangka seperti deposito. Kumpulkanlah uang dulu sesuai jumlah yang diinginkan. Lalu segera masukkan ke tabungan tersebut agar tidak habis terpakai untuk keperluan lain.

Membuat rekening khusus untuk menabung dapat juga dicoba. Rekening ini berbeda dari yang dipakai sehari-hari. Biarkan dana tabungan di sana. Jangan gunakan untuk pemenuhan kebutuhan. Niscaya dana tabungan akan tetap terjaga.

Mudah bukan? Segera lakukan supaya tabungan tidak kosong dan masa depan akan lebih tertata.

Share :

Equity Tower Lt 20-21, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 1 2190 , Indonesia
E-mail: humas@lps.go.id - Phone: +62 21 515 1000 (hunting) - Fax: +62 21 5140 1500/1600